Robotika4 menit baca
Startup "Otak Robot" China Ramal Terobosan ala ChatGPT Tahun Depan
Spirit AI memperkirakan robot humanoid sudah bisa mengerjakan sebagian besar tugas umum lewat perintah suara pada 2027, meski masuk ke rumah masih jauh.
Oleh Hubert Tjandra

Robot humanoid diperkirakan sudah mampu menyelesaikan sebagian besar tugas umum hanya dari perintah lisan paling cepat tahun depan. Prediksi ini disampaikan Gao Yang, salah satu pendiri sekaligus kepala ilmuwan Spirit AI, perusahaan China yang mengembangkan "otak" untuk robot, kepada kantor berita Reuters di kantornya di Beijing, Kamis (17/9/2026). Namun menurut Gao, robot yang benar-benar berguna di rumah masih butuh waktu jauh lebih lama.
Robot humanoid buatan China belakangan memamerkan kemajuan perangkat keras yang mengesankan, mulai dari berlari kencang, menari, sampai salto sesuai perintah. Kini perusahaan robotika beralih fokus ke perangkat lunak yang menentukan kecerdasan robot, supaya robot bisa mengerjakan tugas yang bernilai ekonomi. Bidang ini dikenal sebagai embodied AI, yaitu AI yang "bertubuh" dan bekerja di dunia fisik.
"Otak memang menjadi mata rantai terlemah dalam keseluruhan teknologi robot," kata Gao.
Mengejar "Momen ChatGPT" untuk Robot
Industri robotika sedang mencari "momen ChatGPT"-nya sendiri, yaitu terobosan perangkat lunak yang bisa mengubah teknologi mutakhir menjadi produk yang berguna bagi jauh lebih banyak pelanggan. Peluncuran ChatGPT oleh OpenAI pada 2022 dulu membawa AI generatif ke masyarakat luas sekaligus membuktikan potensi komersialnya.
Gao menargetkan tonggak setara GPT-3 untuk robot tercapai pada pertengahan
- Pada tahap itu, kata dia, orang bisa berbicara kepada robot dengan bahasa sehari-hari, lalu robot menjalankan serangkaian gerakan fisik yang masuk akal untuk mencoba menyelesaikan tugas tersebut.
Menurut Gao, satu hingga dua tahun ke depan menjadi jendela awal penerapan di industri. Dalam dua tahun, robot diperkirakan mulai dipakai di layanan komersial untuk tugas-tugas sederhana. Masuk ke rumah tangga jauh lebih sulit daripada keduanya.
Dilatih dengan Gerakan Manusia Sungguhan
Untuk melatih robotnya, Spirit AI mempekerjakan sekitar 1.000 tenaga kontrak di seluruh China. Mereka memakai perlengkapan perekam data di rumah atau di pabrik, sehingga cara manusia bergerak di lingkungannya bisa direkam.
Di pusat pelatihan data di kantor Spirit AI di Beijing, puluhan anak muda yang dipasangi sensor mengulang-ulang gerakan seperti membuka kulkas, membuka brankas, dan memotong sayur dengan pisau. Robot Spirit AI kini mencapai tingkat keberhasilan 90% untuk tugas sederhana di ruang keluarga yang tertata.
Spirit AI mengandalkan data dunia nyata, bukan simulasi virtual. Banyak pesaing memakai simulator untuk menekan biaya pelatihan, tetapi menurut Gao sebagian tugas hanya bisa dipelajari dari interaksi nyata dengan benda fisik. Simulator mampu menangani benda kaku, tetapi masih kesulitan dengan benda lentur seperti kabel listrik.
Ada temuan menarik lainnya. Di fasilitas pelatihan robot lain di China, operator mungkin perlu mengulang satu gerakan lebih dari 50 kali demi mendapatkan satu gerakan "bersih" yang presisi. Spirit AI justru menemukan bahwa data "kotor" dengan variasi gerakan yang lebih beragam membuat modelnya berkembang lebih cepat.
Sudah Bekerja di Pabrik
Spirit AI saat ini menempatkan puluhan robot humanoid beroda Moz1 miliknya di lini produksi produsen baterai CATL dan peritel JD.com, yang juga merupakan investornya.
Perusahaan rintisan berkaryawan 300 orang ini telah menghimpun lebih dari US$670 juta sejak berdiri pada 2024, menjadikannya salah satu perusahaan embodied AI dengan pendanaan tercepat di China. Valuasinya kini mencapai 20 miliar yuan (sekitar US$2,9 miliar). Gao menolak berkomentar soal rencana penawaran saham perdana (IPO).
Menurut Gao, kemajuannya sangat cepat. Saat Spirit AI berdiri, robot hanya bisa mengerjakan satu tugas terpisah dengan baik, seperti menuang air atau melipat pakaian. Kini robot bisa bekerja di area yang luas dan menjalankan rangkaian pekerjaan yang kompleks secara berkelanjutan. Tantangan yang tersisa antara lain gerakan motorik halus seperti membuka tutup botol, serta menghadapi tugas yang belum pernah dilihat sebelumnya.
Bagaimana dengan Keamanannya?
Dalam beberapa hari terakhir, perusahaan AI di Amerika Serikat menyerukan perlambatan pengembangan model bahasa canggih, setelah sejumlah insiden peretasan menunjukkan risiko agen AI yang lepas kendali.
Gao menilai risiko AI "memberontak" belum menjadi kekhawatiran mendesak untuk robot di dunia fisik, karena modelnya saat ini masih terlalu mentah. Meski begitu, keamanan embodied AI akan makin penting karena robot nantinya berinteraksi dengan lebih banyak orang di tempat yang ramai dan tak terduga, seperti tempat usaha dan rumah.
"Robot kami dilengkapi kontrol gaya di seluruh tubuh. Jika robot mendapat gaya interaksi yang berlebihan dari lingkungannya, pengereman darurat aktif otomatis sebagai kebijakan keamanan dasar," kata Gao.
Apa Artinya bagi Bisnis di Indonesia
Ada tiga hal yang bisa dipetik pelaku usaha dari perkembangan ini.
Pertama, robot akan masuk ke pabrik dan gudang lebih dulu. Menurut Gao, jendela penerapan industri terbuka dalam satu hingga dua tahun ke depan, sementara robot rumah tangga masih jauh. Bagi manufaktur dan logistik di Indonesia, ini saatnya mulai memantau perkembangan dan menyiapkan proses kerja yang siap diotomasi.
Kedua, data adalah kunci kecerdasan. Spirit AI bertaruh pada data nyata yang beragam. Prinsip yang sama berlaku untuk AI di bisnis Anda: AI yang dilatih dengan SOP, katalog, dan data pelanggan Anda sendiri akan bekerja jauh lebih tepat daripada AI umum.
Ketiga, otomasi pekerjaan digital sudah bisa dimulai hari ini. "Otak" robot fisik memang masih berkembang, tetapi AI untuk pekerjaan digital seperti membalas pelanggan, merekap data, dan menyusun laporan sudah matang dan siap dipakai. Bisnis tidak perlu menunggu robot humanoid untuk mulai merasakan manfaat otomasi.
Artikel ini disusun berdasarkan laporan Reuters (18/9/2026).
Ingin AI bekerja untuk bisnis Anda?
Hectro membangun automation workflow — dari integrasi aplikasi sampai chatbot WhatsApp — yang langsung dipakai di bisnis Anda.



